-15%

Studi Kitab Tafsir

Rp60,000.00 Rp51,000.00

Deskripsi

Sudah hampir menjadi dalil aksiomatis bahwa tak ada teks, apapun bentuknya, yang hadir dalam ruang hampa. Ia selalu terkait dengan ruang sosietal di mana pembaca (penafsir)nya berada. Karena itu, teks selalu kompleks. Satu teks menandakan adanya jejaring teks-teks lain di sekitarnya. Sehingga ia tak bisa diurai hanya dengan satu perspektif semisal linguistik saja. Sebab, perspektif tunggal, jika dibakukan menjadi satu model kanonik dalam membaca suatu teks, akan berdampak pada reduksidan eleminasi teks-teks lain yang secara jelas merupakan jejaring teks itu sendiri. Dan itulah yang terjadi pada al-Quran dan tafsir-tafsir yang selama ini dihasilkan darinya. Dengan paradigma yang dapat melihat kemungkinan-kemungkinan lain dalam membaca teks al-Quran itu sendiri. Di sinilah keterkaitan erat antara teks, penafsir, dan realitas yang melatari sebuah produksi teks.

Penting dikemukakan bahwa kegiatan menafsirkan teks (al-Quran) pada hakikatnya adalah upaya untuk menyingkap dan menelusuri teks itu sendiri hingga ia benar-benar di depan pembacanya. Dengan kata lain, kegiatan menafsirkan al-Quran adalah sebentuk kegiatan untuk melihat dan menguji validitas sebuah teks bagi kehidupan manusia, khususnya umat Islam. Kita sadr bahwa teks tidak selalu relevan. Teks itu senantiasa harus digumulkan dengan realitas bahkan dengan kepentingan, apapun bentuknya. Di sinilah teks menjadi hiduo! Ia bukan sesuatu yang siap saji untuk memecahkan problem kemanusiaan, apapun bentuk dan manifestasinya. Karena itulah, ia harus diberi suara dengan cara menafsirkannya.

Informasi Tambahan

Berat 300 g
Penerbit

Penulis

Halaman

xvii + 184 halaman

Dimensi

14 x 20 cm

Cetakan

2004

Review

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.