-15%

Politik Dipa Nusantara

Rp80,000.00 Rp68,000.00

Stok habis

Deskripsi

“Lepas dari apakah kita setuju atau tidak dengan subjek dari tokoh yang sejarah pemikirannya dibahas di dalamnya, buku ini sangat layak untuk ditekuni. Melalui buku ini kita bisa belajar tentang banyak hal. Tidak hanya tentang seseorang yang mampu menggabungkan pengalaman pergaulan langsung bersama buruh dan nelayan dengan teori-teori besar tentang revolusi dan masyarakat, tetapi juga tentang dinamika pemikiran para pejuang Republik di awal kemerdekaan; tidak hanya tentang bagaimana dengan bekal religius seorang pemuda lebih mengutamakan kepentingan bangsa daripada kepentingan diri, tetapi juga tentang interaksi dan gesekan gagasan di antara para pendiri dan pejuang Indonesia pasca-Proklamasi. Buku ini merupakan semacam teropong untuk membantu melihat sejarah pemikiran di awal berdirinya Republik Indonesia dengan segala dinamika dan kompleksitasnya. Dengan bahasa yang mudah dipahami buku ini sangat enak dibaca.”
– Baskara T. Wardaya, Pengajar Sejarah, Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta

“Dalam Brumaire XVIII Louis Bonaparte, Marx mengatakan, “Manusia membuat sejarahnya sendiri, tetapi mereka tidak membuatnya tepat seperti yang mereka sukai.” Rakyat Indonesia pun akan tidak bisa menciptakan sejarah kalau tidak mengenal situasi diri yang ditentukan dan ditransmisikan dari masa lalu. Buku ini mempertunjukkan pemikiran dialektis dalam praktik yang dikondisikan situasi politik Indonesia dan pengalaman spesifik D.N. Aidit.”
– Thiti Jamkajornkeiat, PhD Candidate University of California-Berkeley, USA

Informasi Tambahan

Berat 350 g
Penerbit

Penulis

Cetakan

2019

Halaman

250 halaman

Dimensi

14 x 20 cm

Review

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.