-15%

Kereta-Kereta di Kepala Zialo

Rp88,000.00 Rp74,800.00

Deskripsi

Puisi-puisi dalam buku ini ditandai dengan tahun 2008 sebagai puisi pertama yang ditulis hingga tahun 2011. Setelah itu tahun penciptaan melompat ke tahun 2020. Hampir 90 % puisi memang ditulis tahun 2020, menandai wabah corona dan isolasi ruang untuk “di rumah saja”.
***

“Di tengah pusaran masa kini-masa depan yang selalu berbalik ke masa lalu, puisi-puisi Herlinatiens membentangkan perjalanan ala Sisyphus yang tak kunjung usai. Rasa-ingatan terjebak dalam dunia metafora kereta api, jam stasiun, gerbong,peluit keberangkatan, rel kereta dan bantalannya, kursi kereta dan remah-remah di lantai, yang menjelma secara surealis menjadi biduk terombang-ambing di samudra tak berpantai, atau serangga di gurun pasir tak bertepi. Rindu tak sampai, cinta tersangkal, gelegak yang tak bisa meledak menjadi purgatori bagi akulirik yang—meminjam frasa viral Sapardi—terluka dengan (cara yang tak terlalu) sederhana.”
– Melani Budianta

“Kereta-kereta di kepala Zialo” merupakan sebuah topeng memori dalam memandang cinta yang telah berlalu maupun yang sedang terjadi. Pengalaman, ingatan dan pemaknaan atas peristiwa cinta, membangun topeng memori yang khas. Dan bisa menjadi jebakan: hubungan jatuh sebagai pemaknaan tentang lelaki atau tentang perempuan. Pengalaman dibekukan ke dalam pencarian identitas dalam konteks hubungan cinta.”
– Afrizal Malna

Informasi Tambahan

Berat 250 g
Penerbit

Penulis

Halaman

xxi + 110 halaman

Dimensi

11 x 18 cm

Cetakan

2020

Review

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.