-14%

Kawruh Begja Sawetah Pengetahuan Hidup Bahagia

Rp45,000.00 Rp38,500.00

Deskripsi

Ki Ageng Suryomentaram atau Pangeran Haryo Suryomentraman, adalah putra Sultan Hamengkubuwono VII yang semenjak kecil sudah mendapatkan fasilitas dan kenyamanan berlebih sebagai seorang bangsawan: kekayaan melimpah, jabatan tinggi, dan kehormatan. Namun justru kondisi ini malah membuatnya gundah. Dia memohon agar gelar “pangeran” yang disandangnya dicabut saja, tapi ditolak oleh sang ayahanda.

Pangeran pun pergi meeninggalkan istana setelah membagi-bagikan hampir semua harta kekayaan kepada pembantunya. Ia pergi hingga ke Cilacap, menamai diri sebagai Natadangsa. Sultan HB VII marah dan mengutus para pejabat untuk mencarinya, hingga akhirnya ketemu di Kroya, di mana Natadangsa tengah bekerja sebagai buruh penggali sumur.

Setekah wafatnya sang ayahanda, keinginannya untuk melepas gelas bangsawan terkabul. Ia pergi ke Desa Bringin (dekat Salatiga) dan menetap di sana sebagai petani. Kehidupan baru yang sederhana sebagai rakyat jelata justru membuatnya nyaman. Dia pun dikenal sebagai Ki Ageng Suryomentaram, yang terus mencari makna bahagia.

Buku Kawruh Begha Sawetah ini adalah salah satu isi ceramah Ki Ageng Suryomentaram tentang konsep bahagia. “Kawruh jiwa ini bukan agama, juga bukan pelajaran tentang baik buruk,” kata Ki Ageng. Ini adalah salah satu pengetahuan untuk meeraih rasa bahagia, khas cara orang Jawa.

Informasi Tambahan

Berat 200 g
Penerbit

Penulis

Halaman

69 halaman

Dimensi

13 x 19 cm

Cetakan

2020

Review

Belum ada ulasan.

Hanya pelanggan yang telah membeli produk ini yang dapat memberikan ulasan.